Tampilkan postingan dengan label Sesama Pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sesama Pria. Tampilkan semua postingan
Selasa, 07 Oktober 2008
Ahhh ramahnya Jakarta - 3
Menyusul kemudian Wawan yang semakin membuat panas pantatku. Dia genjot penisnya dengan cepat. Semakin cepat.., hingga kembali kudengar dia mengeluarkan auman yang mengiringi keluar spermanya. Belum tuntas seluruhnya ketika dengan cepat dia mencabut penisnya dari anusku sambil tangannya mengocokinya. Dia menarik aku agar jongkok menerima semprotannya. Aku bergegas jongkok dan mengangakan mulutku.
Ahhh ramahnya Jakarta - 2
Asep, begitu panggilannya, anak Bogor katanya. Sekolah STM Mesin di Manggarai. Wuu.. Muda banget. Lihat jari-jari tangannya masih licin. Rasanya paling 18 tahun. Kakinya, betisnya, tangannya, bibirnya, masih serba licin. Dia bilang pamannya yang ngajari 'bercinta'. Sampai ketagihan, sementara pamannya sudah pindah kerja di luar Jawa.Aku berusaha banget untuk menyenangkan dia. Akhirnya aku yang
Ahhh ramahnya Jakarta - 1
Untuk menghabiskan anggaran tahunan, perusahaan kami berniat membeli beberapa peralatan kantor berupa komputer dan beberapa perlengkapan lainnya. Aku diperintahkan untuk melakukan survey ke Jakarta, untuk melihat-lihat spesifikasi macam apa dan berapa harga yang layak dikeluarkan oleh perusahaan nantinya. Sekalian menikmati lIburan akhir pekan, aku berangkat hari Jumat siang dari stasiun Tawang,
Ahhh malam yang indah - 1
Udara dingin menyengat sekujur tubuhku. Jam dinding menunjukkan pukul 10 malam. Malam itu aku suntuk, kedua orang tuaku sedang dinas keluar kota. Pikiran kotor membawaku ke lamunan mesum, entahlah malam itu aku melamunkan seorang satpam dealer mobil di sebelah rumahku. Perawakannya tinggi, tubuhnya kekar, dan mukanya hitam manis. Setiap kali aku melewati dealer mobil itu, ia selalu tersenyum
Ahhh malam yang indah - 2
Kami berlari kecil dan masuk ke ruangan showroom mobil. Kulihat di sana terpajang 7 buah mobil berlainan jenis, ia mengajakku masuk ke salah satu mobil, yakni BMW 318, ia duduk dia jok belakang, dan memintaku untuk menduduki dirinya, tanpa menunggu lagi aku langsung masuk ke dalam, duduk mengangkang dengan tubuh berhadapan dengannya, dengan kedua pantatku di atas pahanya. Kami kembali bercumbu
Affair dengan instruktur fitnes
Seperti biasa, setelah selesai fitness aku bersiap-siap untuk mandi. Segera saja kubuka kaos dan celana trainingku. Dengan hanya memakai celana dalam aku mencuci muka terlebih dahulu kemudian minum dari botol Aqua yang kubawa..Oke, saatnya mandi, pikirku. Kuambil handuk dan perlengkapan shower dari locker. Dan karena sudah sepi aku langsung saja melepas celana dalamku itu, sehingga kini aku
Aditya dan Antonyku - 2
Hampir dua bulan aku mengenal Aditya, bahkan sekarang waktu kunjungannya padaku semakin sering dengan waktu yang mendadak. Aditya adalah anak yang pintar mencari perhatian, setiap kunjungannya ke apartemenku dia membawa makanan untuk santapan kami bersama. Aku sangat menyukainya karena kehadiran Aditya dapat menghilangkan kesepianku. Bahkan hari-hari biasapun Aditya suka berkunjung setelah pulang
Aditya dan Antonyku - 1
Aku bukan kurang mendapatkan kasih sayang, justru sebaliknya aku dilahirkan sebagai seorang Kakak laki-laki yang harus memberikan kasih sayang kepada adik-adikku. Tapi kehidupan bukan kita yang mengatur, kasih sayangku tertahan tidak dapat tarsalurkan, hanya kesepian dan kekosongan hidup yang kuperoleh.Sampai suatu ketika saat aku telah dewasa kutemukan kembali dan kubuka hati yang kosong untuk
Ada apa dengan Valent
Hi, namaku Steve. Ini adalah kisahku yang kedua setelah kisah pertamaku dengan Denny. Semuanya ini aku angkat dari kisah nyataku di dunia homoseksualitas. Pengalaman pertamaku dengan Denny tentu saja itu adalah pelajaran pertamaku dan sebuah pengalaman yang tak bisa dilupakan. Tetapi kalau aku ditanya tentang pengalaman yang paling dahsyat yang pernah aku dapatkan selama berkecimpung di dunia gay
Acara kemah yang tak terlupakan
Sebut saja aku Ferry. Aku seorang mahasiswa berumur 22 tahun yang tergabung dalam suatu kelompok pecinta alam, sebut saja: PX. Dari dulu aku memang menikmati petualangan outdoor. Itu sebabnya kulitku menjadi sedikit gelap terbakar matahari, dan tubuhku pun cukup kekar karena hobiku adalah panjat tebing dan tak jarang aku ke fitness centre.Suatu hari, kelompok PX mengadakan acara berkemah di hutan
Abang penjual majalah
Sewaktu saya masih sering main ke Gajah Mada Plaza di wilayah Jakarta Pusat, ada seorang penjual majalah yang kusuka. Dulu dia berjualan di sisi kiri bagian depan gedung plaza itu. Sepintas, dia terlihat seperti orang kasar, kuat, dan tegas. Yang kusuka darinya adalah rambutnya yang sering kali cepak. Meskipun kulitnya gelap, namun bagiku dia seksi sekali. Saya sering sekali membeli majalah
Abang becak seksi
Di dekat tempat tinggalku, sering ada becak mangkal. Para abang becak di situ rata-rata penampilannya di bawah standard: tua, jelek, kurus. Tapi ada satu yang menarik mataku. Sepintas abang becak yang satu ini tidak cocok menjadi abang becak. Sungguh! Usainya pun nampaknya di antara 20 dan 30-an. Rambutnya pendek, namun terlihat tak terurus. Brewok tipis menghias wajahnya yang terkesan tangguh.
Abang becak
Pada suatu hari aku dapat tugas mendadak keluar kota yaitu ke kota Genteng Banyuwangi, dengan catatan besok sudah harus ada dikota tersebut, entah bagaimana caranya untuk bisa sampai kesana. Maka dengan berat hati dan penuh dengan keterpaksaan, setelah pulang kerja sekitar pukul 18.00 aku pulang dari tempat kerjaku menuju ketempat kostku yang jaraknya hanya beberapa ratus meter saja dengan tubuh
Aan valentinku - 7
Saat itu, kami merasa seolah-olah tubuh kami melebur menjadi satu. Penis kami yang tadinya sudah melemas, kini bangkit lagi. Aan hanya memandangku sambil tersenyum mesum. Saya tahu apa yang Aan mau, dia mau bersetubuh denganku."Mau yach?" bujuknya.Tanpa dibujuk, saya juga sudah mau. Tetap memeluk tubuhku, Aan menggesek-gesekkan alat kelaminnya. Batang itu mengetuk-ngetuk lubang anusku. Sisa
Aan valentinku - 6
Di sudut ruangan tertata sebuah meja makan kecil berhiaskan lilin untuk candle-light dinner. Hatiku sungguh terharu sampai saya meneteskan air mata. Kutatap wajah Aan dan kulihat dia memberiku sebuah senyuman yang paling menawan. Dengan tangis haru, kupeluk Aan-ku erat-erat."Makasih.. Atas semuanya, sayang.." isakku.Tangan Aan yang penuh dengan cinta membelai-belai kepalaku. Kami mulai berciuman
Aan valentinku - 5
Aan mencoba sebisanya untuk membuatku semakin terangsang. Kata-katanya memang berhasil menaikkan dorongan orgasmeku karena saya langsung ngecret pada waktu itu juga."Oohh!!"Ccrrott!! Ccrroott!! Ccrroott!! Spermaku menyembur-nyembur dan membuat lantai kamar mandiku belepotan. Tubuhku mengejang-ngejang saat orgasme menguasaiku. Aan langsung memelukku dan mencaplok mulutku dengan mulutnya.
Aan valentinku - 4
Pertempuran pertama pun dimulai di ruang tamu. Aan dan saya sudah bertelanjang bulat dengan penis ngaceng. Duduk dengan santai, Aan sengaja mengencang-ngencangkan penisnya sehingga batang itu nampak berkedut-kedut dengan liar. Precum yang dilelehkan keluar terperangkap dalam kondom. Dengan lembut, Aan menolongku duduk di atas batangnya. Mula-mula terasa sulit karena batang Aan tak pernah gol.
Aan valentinku - 3
Lagi dan lagi, Aan menyemprotkan cairan kelaki-lakiannya itu. Semua cairan itu tertampung di dalam kondom. Dapat kurasakan, penisnya mengejang-ngejang saat ejakulasi berlangsung."Hhoohh.. Oohh.." 30 detik kemudian, keadaan menjadi tenang kembali."Aahh.." desahnya saat menarik penisnya keluar.Kondomnya nampak penuh dengan cairan kental putih seperti susu. Namun wajah Aan nampak agak kecewa,
Aan valentinku - 2
Oohh.. Saya sungguh tak sabar bercinta dengan Aan. Saya mau dipenetrasi oleh batangnya. Saya ingin sekali digagahi oleh Aan. Tak tahan lagi, kuhentikan hisapanku dan saya berkata terus terang pada Aan bahwa saya ingin sekali difuck olehnya."Fuck me donk.. Udah gak tahan lagi nih.." mohonku, memelas.Aan memang baik dan pengertian. Dia pun segera merogoh kantung celana panjangnya dan mengeluarkan
Aan valentinku - 1
Cerita ini ditulis berdasarkan pengalamanku dengan seorang pria yang sangat kucintai. Ada adegan sex vulgar dan ada juga detail non-sex dalam cerita ini, ditulis sebagai jawaban atas segelintir email yang mengeluhkan bahwa cerita-ceritaku vulgar dan terlalu banyak mengumbar seks.Aan, cerita ini kutulis khusus untukmu, sayang. Saya tak mau kehilanganmu. Selamanya, di hatiku akan selalu ada sebuah
Langganan:
Postingan (Atom)